[Free Book Giveaway - Part 7] Merhaba Türkçe


Bismillah, 

IFFAH ZEHRA akan memberikan 1 buah buku gratis berjudul Merhaba Türkçe: Cerdas Menguasai Tata Bahasa Turki untuk satu orang yang beruntung. Bagi kamu yang masih penasaran dengan buku Merhaba Türkçe silahkan membaca dulu review bukunya di sini.

Berikut ini syarat dan ketentuan mendapatkan buku Merhaba Türkçe secara gratis.

Syarat & Ketentuan

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow instagram @iffahzehra @leutikaprio @alakhabdulaziz

3. Like Facebook Fanpage Merhaba Türkçe di sini.

4. Jawablah pertanyaan di bawah ini di kolom komentar (bukan di Facebook Fanpage Merhaba Türkçe). Jangan lupa tulis nama kamu dan domisili ya setelah jawaban.


Apa nama karya buku yang terkenal dari ulama Turki Badiuzzaman Said Nursi? 
a. Risalah Nur
b. Marifetnağme


5. Giveaway ini berlangsung mulai tanggal  03 Mei - 30 Mei 2019. 

6. Pemenang akan diundi dengan nomor urut dari atas ke bawah. Hanya jawaban benar dan menarik sajalah yang berhak menjadi pemenang beruntung.

Siapkan jawaban terbaik kamu, ya.

Good luck!

Iffah Zehra

38 komentar:

  1. A. Risalah Nur, Ndan Putri, batam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Bu Ndan Putri atas partisipasinya. Semoga beruntung ya :)

      Delete
  2. A. Risalah Nur, Ndan Putri, Batam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Bu Ndan Putri atas partisipasinya. Semoga beruntung ya :)

      Delete
  3. Replies
    1. Terima kasih atas partisipasinya. Silahkan dibaca baik-baik dulu ya kak ketentuan di atas supaya beruntung :)

      Delete
  4. A. Risalah Nur

    Shinta Aryanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Mba Shinta partisipasinya ya. Hanya saja domisilinya belum disebutkan Mba Shinta sesuai ketentuan di atas :)

      Delete
  5. A. Risalah Nur

    Risalah Nur sendiri terbagi atas beberapa kitab yakni:
    -Al-lama'at
    -Al-mektubat
    -Al-kelimat
    Dan dari semua itu sampai saat ini masih resmi cetakan Risalah Nur Press yang berpusat di Ciputat atau depan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Untuk mendapar versi bahasa Indonesia secara penuh masih belum tersedia, karna masih dalam proses penerjemahan oleh Ust. Cemal Şahin. Yayasan Hayrat merupakan pemegang tongkat ekstafet dakwah said Nursi yang didirikan oleh Ahmed Hüsrev selaku muridnya di kota Isparta. Sampai saat ini dakwahnya telas sampai di banyak negara di dunia temasuk Indonesia melalu NRC yang berada di UIN Syahid Jakarta.


    Andre Armanda
    Jl. Swadaya Raya, No. 63, Sukahati, Cibinong, Bogor. 16913

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas partisipasinya. Semoga beruntung ya :)

      Delete
  6. A. Risalah Nur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas partisipasinya. Dicek lagi ya kak ketentuan di atas. Domisili kakak dan nama tidak tertera di bawahnya. :)

      Delete
  7. A. Risalah Nur atau Risale-i Nur. Didalamnya terbagi atas:
    -Al-Kelimat
    -Al-Mektubat
    -Al-Lama'at
    Di Indonesia penerbit resminya adalah Risalah Nur Press yanv berada di Ciputat. Dalam menjalankan dakwahnya, yayasan Hayrât membentuk serta mengembangkan pendidikan di NRC atau Nursi Research Center yang berada di UIN.

    Andre Armanda
    Sukahati, Cibinong, Bogor. 16913

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas partisipasinya. Semoga beruntung ya :)

      Delete
  8. Replies
    1. Terima kasih kak atas partisipasinya :) semoga beruntung ya.

      Delete
  9. A. Risalah Nur

    Imam Bediuzzaman Said Nursi describes how the treatises were authored in the period of New Said and how the name ‘Risale-i Nur’ was given to them:

    “I have buried the Old Said which is a time period of my life in my terminology. I have retired from worldly pursuits, being a New Said focusing totally on the Afterlife. I drew back to the Yûşâ (Yusha) Hill in Istanbul in complete seclusion from society. Later, I went to Bitlis, which is my birthplace, and Van, and secluded myself in the caves. I have stayed alone with my spiritual and heart pleasures. I have been absorbed in my spiritual realm according to the principle of “Auzu billahi minash-shaytan was-siyasah”, that is, “I seek refuge in Allah from Satan and politics” and I have begun to live as New Said by busying myself with study and research of the Qur’an. However, the manifestations of destiny have made me travel to several places as an exile. During these times, I have made people around me write the inspirations from the Qur’an born into my heart and in that way the Risale-i Nur Collection was formed. I have given the name ‘Risale-i Nur’ to all of these treatises as a whole. Truly, since it was dependent on the light (nur) of the Qur’an, that name was born out of my conscience and I am sure with all my conviction that this is a Divine inspiration. And I have said “Barakallah!” to those who have reproduced these treatises, because it is impossible to begrudge the light of faith to anybody. These treatises of mine were shared among some of the people of faith and they were reproduced by hand. My conviction is that it is a Divine prompt to strengthen the weakened faith of the Muslims. A man of faith cannot be thought to prevent this divine prompt, and I personally felt to be obliged to encourage it. These treatises, whose number has exceeded one hundred and thirty, pertain to themes such as the afterlife and faith, and they purposely avoid politics and worldly matters.”(The Rays, Altınbasak Pub, V. 2, p. 531)

    The reason why these Thirty-three Words and Thirty-three Letters were given the name Risale-i Nur is as follows; throughout my life I have run into the word ‘Nur’ (light) in many ways.

    SRI INDRIANI IDRIS
    SURABAYA, JAWA TIMUR 60165

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank youu Indrii. Good luck and tons of best wishes. God bless you in whatever you do. This is my heartiest wish just for you ya :)

      Delete
  10. A. Risalah Nur

    Imam Bediuzzaman Said Nursi describes how the treatises were authored in the period of New Said and how the name ‘Risale-i Nur’ was given to them:

    “I have buried the Old Said which is a time period of my life in my terminology. I have retired from worldly pursuits, being a New Said focusing totally on the Afterlife. I drew back to the Yûşâ (Yusha) Hill in Istanbul in complete seclusion from society. Later, I went to Bitlis, which is my birthplace, and Van, and secluded myself in the caves. I have stayed alone with my spiritual and heart pleasures. I have been absorbed in my spiritual realm according to the principle of “Auzu billahi minash-shaytan was-siyasah”, that is, “I seek refuge in Allah from Satan and politics” and I have begun to live as New Said by busying myself with study and research of the Qur’an. However, the manifestations of destiny have made me travel to several places as an exile. During these times, I have made people around me write the inspirations from the Qur’an born into my heart and in that way the Risale-i Nur Collection was formed. I have given the name ‘Risale-i Nur’ to all of these treatises as a whole. Truly, since it was dependent on the light (nur) of the Qur’an, that name was born out of my conscience and I am sure with all my conviction that this is a Divine inspiration. And I have said “Barakallah!” to those who have reproduced these treatises, because it is impossible to begrudge the light of faith to anybody. These treatises of mine were shared among some of the people of faith and they were reproduced by hand. My conviction is that it is a Divine prompt to strengthen the weakened faith of the Muslims. A man of faith cannot be thought to prevent this divine prompt, and I personally felt to be obliged to encourage it. These treatises, whose number has exceeded one hundred and thirty, pertain to themes such as the afterlife and faith, and they purposely avoid politics and worldly matters.”(The Rays, Altınbasak Pub, V. 2, p. 531)

    The reason why these Thirty-three Words and Thirty-three Letters were given the name Risale-i Nur is as follows; throughout my life I have run into the word ‘Nur’ (light) in many ways.

    SRI INDRIANI IDRIS
    SURABAYA, JAWA TIMUR 60165

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you, Indrii. Good luck and tons of best wishes. God bless you in whatever you do. This is my heartiest wish just for you ya :)

      Delete
    2. .Risalah Nur
      Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
      Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
      Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

      Delete
  11. A. Risalah nur

    Said Nursi adalah ulama yang cukup disegani,dan merupakan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap perdamaian dan kemajuan pendidikan di dunia. Kalau beduizzaman itu artinya kekaguman zaman...
    Sya riswan dari bekasi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Riswan. Semoga beruntung ya :)

      Delete
  12. A.Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  13. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  14. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  15. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  16. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  17. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  18. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  19. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  20. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
  21. .Risalah Nur
    Risalah an-nur merupakan karya dari Badiuzzaman Said Nursi ulama agung Turki yang dimana Beliau habiskan masa muda nya dengan ilmu dan tarbiyah nafsiyyah.Tafsir Alquran setebal lebih dari enam ribu halaman itu ditulis Said Nursi selama dalam masa pengasingan.Risalah Nur,fokus membahas keberadaan dan keesaan Allah SWT,hari kebangkitan,kenabian, kitab-kitab suci termasuk Alquran,alam gaib,takdir,kehendak manusia,peribadatan,keadilan dalam kehidupan manusia,dan tempat serta tugas manusia di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.Tahun 1952,saat umur nya 76 tahun beliau menyamapaikan kepada Asraf Adib seraya berkata," Aku rela menghadapi seribu kesusahan seperti ini, asal masa depan Islam dalam keselamatan." Sesungguhnya,Risalah Nur merupakan satu dalil yang berkemilau bagi Alquran dan juga sebagai tafsir yang berharga.Dia merupakan sinar yang cemerlang dari kecemerlangan Alquran dan juga tetesan air dari lautan,sebagai pantulan cahaya matahari serta satu kebenaran yang dipancarkan dari tumpukan ilmu haqiqah dan menerapkan pula terjemahan maknawi yang memancar dan melimpah, tutur Said Nursi tentang kitab yang ditulisnya.Namun,tetap dikategorikan sebagai tafsir Alquran.Risalah Nur,menurut Said Nur, merupakan tafsir bagi makna yang termaktub dalam Alquran.Risalah Nur bukanlah bagian dari tarekat ahli sufi, tetapi ia adalah bagian dari ilmu hakikat. Risalah Nur adalah kitab tafsir ma’ani (maknawi) bagian Alquran yang mengungkap persoalan" yang mendasar dlm kehidupan seseorang.Kitab itu mengungkap arti tauhid dengan dalil-dalil yang beragam serta hakikat akhirat,kebenaran kenabian,keadilan syariat,dll yang terkandung dalam kitab suci Alquran.Kitab itu pun membahas kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Selain itu,membahas kerinduan kepada akhirat dan juga menguraikan urusan-urusan kemasyarakatan.Sesungguhnya,kitab Risalah Nur mencakup lebih dari 100 rahasia agama,syariat, dan Alquranul Karim. Kemudian,diuraikan dan dijabarkan dengan luas sekaligus membantah pendapat orang-orang kafir.Maka,jadilah ia seumpama matahari yang bersinar dan sulit dijangkau akal pikiran, seperti kebenaran peristiwa Isra’ dan Mi’raj dan hari kebangkitan manusia menurut paham para pembangkang dari kelompok filsuf dan zindiq (anti-Tuhan), papar Said Nursi.
    Menurut Risalah Nur, alam dan sekitarnya mempunyai keterkaitan satu dan lainnya.Kitab itu menegaskan kebenaran Alquran yang dibutuhkan manusia pada masa kini dan akan datang.Risalah Nur dan penerbitannya merupakan sesuatu yang sangat istimewa dalam sejarah dakwah Islam modern. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa risalah Said Nursi tidak banyak yang ditulis secara langsung oleh dirinya. Kebanyakan dari risalah-risalah itu selalu didiktekan kepada sebagian para muridnya.Kemudian, naskah asli dari risalah-risalah tersebut beredar dan tersimpan di antara mereka yang selama ini bertugas menyalin dan mencatatnya.Selanjutnya,seluruh naskah tersebut diserahkan kepada Said Nursi untuk dikoreksi ulang satu per satu.Ia hanya menjadikan Alquran sebagai satu-satunya sumber rujukan.Selain berhasil menulis Risalah Nur,Said Nursi pun berhasil menulis sejumlah karya lainnya, antara lain al-Kalimat, al-Lama’at, al-Maktubat, asy-Syuaat, al-Ayatul Kubra (Tanda-tanda Kebesaran Allah).Sepeninggal guru nya, Badiuzzaman Said Nursi,Husrau Altinbasak telah menjadi penerus yang kuat bagi tugas ukhrawi beliau dan menjadi'khairul khalfi'(sebaik-baik pengganti) yang tepat. Pada penghujung kehidupannya ketika beliau baru saja keluar dari penjara,beliau bersama para muridnya mendirikan hayrat (Yayasan Hayrat) di Istanbul dan tidak lama setelah itu pada bulan ramadhan yang bersama dengan agustus 1977, beliau pindah ke alam akhirat dengan meninggalkan ribuan murid Nur yang potensial dan terlatih yang tersebar di seluruh dunia salah satu nya kini telah ada di Indonesia alhamdulillah.
    Alamat : Perumnas Ciracas Indah Blok C 1 No 24 RT 01 RW 12 Serang-Banten. Kode pos 42116

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Mbak Disa sudah ikutan. Semoga beruntung ya :)

      Delete
  22. Bismillahirrahmanirrahim

    a. Risalah Nur
    Nama : Reka Loisah
    Domisili : Binjai

    ReplyDelete
  23. Bismillahirrahmanirrahim

    a. Risalah Nur
    Nama : Reka Loisah
    Domisili : Binjai

    ReplyDelete
  24. Bismillahirrahmanirrahim

    a. Risalah Nur
    Nama : Reka Loisah
    Domisili : Binjai

    ReplyDelete
  25. Bismillahirrahmanirrahim

    a. Risalah Nur
    Nama : Reka Loisah
    Domisili : Binjai

    ReplyDelete