❀ Renungan Berharga: Jangan Engkau Tertipu dengan Amalanmu, Jangan pula Disilaukan oleh Ibadahmu ❀

 



Bismillah,

Alhamdulillah, atas izin Allah ta'ala saya masih bisa menulis di blog saya ini, yang biasanya

saya sebut buku harian. Di bawah ini ada pelajaran berharga sekaligus renungan bagi kita

semua sebagai umat muslim, untuk senantiasa meminta pertolongan pada Allah ta'ala untuk

meneguhkan kita di atas agama-Nya.


Mengutip perkataan Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc, حفظه الله تعالى
______

لماذا ينتكس البعض بعد استقامته عل ى طريق الهداية  ؟؟؟

 Mengapa ada sebagian orang yang justru berbalik (menyimpang)

setelah ia konsisten diatas jalan hidayah (bahkan sebelumnya ia

mendakwahkan sunnah ???


قيل للشيخ ابن باز :
 Syaikh Bin Baz pernah ditanya:


ياشيخ ، فلان انتكس،
Wahai Syaikh, si fulan berbalik (menyimpang)…

قال الشيخ :
Syaikh berkata:


لعل انتكاسته من أمرين :
Boleh jadi dia berbalik menyimpang karena dua hal:


إما أنه لم يسأل الله الثبات ، أو أنه لم يشكر الله على الإستقام
Pertama, dia mungkin tidak pernah meminta kepada Allah agar diteguhkan (diatas alhaq),

atau yang kedua, ia tidak bersyukur setelah diberikan keteguhan dan keistiqomahan oleh Allah.


فحين اختارك الله لطريق هدايته،
Maka tatkala Allah telah memilihmu berjalan diatas jalan hidayah-Nya,


ليس لأنك مميز أو لطاعةٍ منك ،
Camkanlah bahwa itu bukan karena keistimewaanmu atau karena ketaatanmu,


بل هي رحمة منه شملتك ،
melainkan itu adalah rahmat dari-Nya yang meliputimu.


قد ينزعها منك في أي لحظة ،
Allah bisa saja mencabut rahmat tersebut kapan saja darimu.


لذلك لا تغتر بعملك ولا بعبادتك
Oleh karena itu, jangan engkau tertipu dengan amalanmu,

jangan pula disilaukan oleh ibadahmu.


ولا تنظر باستصغار لمن ضلّ عن سبيله
Jangan engkau memandang remeh orang yang tersesat dari jalan-Nya.


فلولا رحمة الله بك لكنت مكانه
Kalau bukan karena rahmat Allah padamu,

niscaya engkau akan tersesat pula, posisimu akan sama

dengan orang yang tersesat itu.


أعيدوا قراءة هذه الآية بتأنٍّ
Ulang-ulang lah membaca ayat berikut ini dengan penuh penghayatan.


 ولوﻵ أن ثبتناك لقد كدت تركن إليهم شيئا قليلا
 “Andai Kami tidak meneguhkanmu (wahai Muhammad ﷺ),

sungguh engkau hampir-hampir saja  akan sedikit condong kepada mereka

(orang-orang yang tersesat itu).”


إياك أن تظن أن الثبات على الإستقامة أحد إنجازاتك الشخصية …
Jangan pernah engkau menyangka, bahwa keteguhan diatas istiqomah,

merupakan salah satu hasil  jerih payahmu sendiri.


تأمل قوله تعالى لسيد البشر..

Perhatikan firman Allah kepada Pemimpin segenap manusia (Muhammad ﷺ):

“ولولا أن ثبتناك”


“Kalau bukan Kami yang meneguhkanmu (Wahai Muhammad ﷺ)…”

فكيف بك !!؟.


Maka apalagi engkau…!!?

نحنُ مخطئون عندما نتجاهل أذكارنا،


Kita sering keliru, manakala kita melupakan dzikir-dzikir kita

نعتقد أنها شيء غير مهم وننسى


Kita menyangka bahwa dzikir-dzikir itu tidak penting, sehingga kita pun melupakannya.

بأن الله يحفظنا بها، وربما تقلب الأقدار..


Kita lupa bahwa Allah akan menjaga kita karena dzikir-dzikir tersebut.

Boleh jadi takdir Allah akan berbalik.


يقول ابن القيم:


Ibnu al-Qayyim berkata:

حاجة العبد للمعوذات أشدُ من حاجته للطعام واللباس..!


Kebutuhan hamba akan doa dan dzikir (agar Allah memberikan perlindungan), melebihi

kebutuhannya akan makanan dan pakaian.


داوموا على أذكاركم لتُدركوا معنى:

Maka rutinkanlah membaca doa dan dzikir kalian, agar kalian meraih apa yang dijanjikan dalam

sabda Rasulullah ﷺ.


احفظ الله يحفظك..

“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjaga kalian.”


تحصنوا كل صباح ومساء ؛

Niscaya kalian akan mendapatkan perlindungan pagi dan petang.


فالدنيا مخيفة .. وفي جوفها مفاجأت .. والله هو الحافظ لعباده

 ______

Dunia ini benar-benar menakutkan. Di dalamnya banyak hal yang melalaikan, menipu dan penuh

sandiwara. Allah tabaroka wa ta'ala, Dialah yang Maha Menjaga hamba-hamba-Nya….

Jangan Engkau Tertipu dengan Amalanmu. Jangan pula Disilaukan oleh Ibadahmu.

Referensi: