❀ Panduan Pernikahan: Langkah - langkah yang Ditempuh dalam Memilih Suami ❀





Bismillah, 

Islam tidak menghendaki kita berpikiran materialistis. Bagi seorang suami yang akan mengemban amanah sebagai kepala keluarga, maka diperlukan kesiapannya untuk menafkahi (berpenghasilan). Dan bagi pihak istri perlu adanya kesiapan untuk mengelola dan mengatur keuangan keluarga.

Berikut ini dilampirkan langkah - langkah yang bisa ditempuh oleh seorang muslimah dalam memilih calon suami.


♥ Lelaki yang taat dan takut kepada Allah ta'ala dan berakhlak baik.

♥ Memahami dan semakin mendalami ilmu agama.

♥ Mengkondisikan atau memperoleh restu dari orangtua,
karena terkadang ada ketidak-siapan dari orang tua untuk
menerima rencana pernikahan putrinya. Misalnya, karena
putrinya belum selesai sekolah, belum bekerja, terlalu muda,
dan lain sebagainya.

♥ Mengetahui lingkungan pergaulan calon suaminya.

♥ Calon suami diharapkan sudah mempunyai pekerjaan
atau berpenghasilan, karena kewajiban utamanya sebagai
kepala keluarga adalah memberi nafkah kepada istri dan
anak - anaknya.

♥ Memohon petunjuk dari Allah ta'ala. Kemampuan manusia
dalam menilai seseorang terkadang salah. Untuk itu sebaiknya
terlebih dahulu  memohon petunjuk-Nya. Bila calon tersebut
baik bagi muslimah, agama dan penghidupannya, maka
Allah ta'ala akan mendekatkannya, dan bila sebaliknya maka
akan dijauhkan.



Source image: instagram.com/blessed.muslimxh

Bila setiap wanita muslimah mengikuti jalan yang telah ditentunkan Allah ta'ala kepadanya, niscaya mereka akan hidup di bawah naungan Islam dengan penuh ketenangan dan kebahagiaan, sebagaimana Allah ta'ala berfirman:


"............dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki - laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita - wanita yang baik (pula)." - QS. 24: 26


Menurut kata bijak dalam buku Management Thoughts. 

Remember that successful marriage depends on two things: (1) finding the right person and (2) being the right person.

Semoga bermanfaat.
 _____________

Artikel: iffahzehra.com


Referensi:

Diketik ulang dari Pesona Kepribadian Muslimah: Panduan Praktis Etika dan Pergaulan, karya Claudia Irawan Massie, penerbit Dian Rakyat, Jakarta, 2007, hal. 51-53.